Selasa, 16 Desember 2008

Numpang ngelawak...hehe

E-Mail Nyasar

Seorang pria sedang berlibur ke Bali. Istrinya sedang dalam
perjalanan bisnis ke Jakarta dan berencana untuk bergabung
pada keesokan harinya.

Ketika sampai di hotel, pria itu memutuskan untuk mengirimkan
e-mail ke istrinya. Karena tidak berhasil menemukan kertas
memo dimana dia mencatat alamat e-mail istrinya tersebut,
maka dia mencoba untuk sebisa-bisanya mengirimkan
e-mail ke istrinya.

Sialnya, dia melupakan satu hurup dan e-mail tersebut
melesat langsung menuju ke seorang wanita yang suaminya
baru saja meninggal satu hari sebelumnya.

Saat wanita yang sedang berduka itu membaca e-mail tersebut,
ia berteriak dengan hebat lalu jatuh kelantai dan meninggal
seketika.

Keluarganya segera berlari ke dalam ruangannya dan melihat
isi surat di layar komputer :

======================================================
Istriku tercinta,

Baru saja sampai. Segala sesuatu telah disiapkan untuk
kedatanganmu besok.

NB : panass benar di sini...

Selasa, 09 Desember 2008

i Love my family...


Inilah bagian kecil dari keluarga saya...ini dari keluarga ibu saya, cucu perempuannya dikit banget...hehe
tapi kami ngga terjajah kog...
saudara lelaki kami bahkan melindungi kami, dari apapun sampai-sampai kami yang cewek jarang dapat cowok gara-gara terlalu dijaga..eh, malah kami yang diminta jadi "mak comblang" biar sepupu lelaki kami dapat cewek...hehehe

foto ini dicapture pas natal tahun lalu...hal menyedihkan adalah untuk natal tahun ini, saya ngga bisa pulang,,,saya harus mempersiapkan diri untuk stage / KKN di purwokerto.
Foto ini menjadi kenangan bahwa sebagai satu keluarga kami sangat solid....

Sabtu, 06 Desember 2008

God, bless my New Friend


setiap hal dalam hidup ini ternyata mendatangkan hal yang menggembirakan dan menyedihkan...
senangnya ketika mencoba hal baru, secara tidak langsung bertemu dengan teman baru yang menyenangkan...
namun ketika kita harus mencoba hal baru "yang lain" betapa menyedihkan harus berpisah dengan teman yang baru ditemui untuk bertemu teman "baru" yang lain...
aku selalu berharap dapat melihat dan terus berhubungan dengan semua "teman baru" setiap saat dan ketika tetapi mungkin saja hal itu tidak bisa terjadi...sehingga aku berdoa kepada Tuhan supaya "teman-teman baru" itu juga senantiasa mengenangku...Amin!

Rabu, 03 Desember 2008

A Poetry to God...

God…..

Wherever You are…

I just want you to know how much I miss You..

Is it good for me, Dad? God?

What do you want me to call You?

God, when I pray

I just need You inside of me

Listening, Caring, Understanding…

Is my ask make You depressed?

I’m depressed too…

I just need it, so if everybody hates me

I still know that You never leave me alone…

Or maybe You leave me alone and let me think the best for me…?

Dear God….i really miss You….!

Love, Life, Friend…what is that?

God, You are my superhero…Nothing else!!!

You are my Love, my life, and my Friend…

That’s all…

4 December 2008, 23.11

Khotbah pertamaku di GKJ Maguwoharjo

Dikuatkan oleh Janji Kehadiran Roh Kudus.

Bahan : Yohanes 14 : 15-21

  1. Pembukaan

Bapak, ibu, saudara/i yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Janji adalah suatu hal yang memiliki makna “akan ditepati”. Jika seseorang berjanji apalagi sampai mengatakan, “demi Tuhan, saya janji” biasanya orang itu bermaksud memberi tekanan bahwa apa yang ia janjikan itu sungguh-sungguh dan karena janji itu maka muncul sebuah harapan bagi orang yang dijanjikan. Makna sebuah janji begitu mendalam, karena itu ketika sebuah janji tidak ditepati maka akan muncul perasaan kecewa dan sakit hati.

Ada sebuah cerita begini… “Kalau semester ini kamu bisa dapat ranking satu, ayah janji akan belikan kamu sebuah motor.” Demikian janji seorang ayah agar anaknya yang duduk di bangku SMA mau meningkatkan prestasi belajarnya. Ketika mendengar hal itu, si anak menjadi sangat senang dan mengusahakan akan nilainya bisa bagus dan memperolah ranking satu. Tentu orang tuanya merasa sangat bangga manakala melihat anaknya begitu giat belajar, sekalipun motivasinya adalah hadiah sebuah motor. Akhirnya saat yang ditunggu tiba juga, yaitu penerimaan rapor dan sesuai perkiraan, si anak memperoleh ranking satu. Lalu ketika kembali ke rumah, anak itu menagih janjinya, “Ayah, mana hadiahku?” tanpa diduga-duga sang Ayah bukan memberi kunci kendaraan tetapi malah memberi sebuah alkitab. Si anak kesal sekali, ia marah kepada ayahnya, ia merasa ditipu dan dibohongi lalu ia pergi sambil meninggalkan alkitab itu. Ketika akan melanjutkan ke perguruan tinggi, si anak memutuskan bersekolah ke daerah lain untuk melupakan kekesalannya pada ayahnya dan selama berada di luar kota, ia tidak pernah mengunjungi orang tuanya karena marah. Sementara ayahnya tetap menyimpan alkitab itu.

  1. Isi

Bapak, ibu, saudara/i yang terkasih… Perikop kita berbicara tentang perpisahan Yesus dengan murid-muridnya dan dalam ayat-ayatnya ada janji yang diberikan Yesus kepada para muridNya. Pada Ayat 15 : "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.” Apa maksud ayat ini? Mengapa sebelum perpisahannya dengan para murid, Yesus mengingatkan untuk mengasihi Yesus dan menuruti segala perintahNya? Sebenarnya ayat ini menggambarkan perkataan Yesus kepada para murid mengenai komitmen mereka sebagai orang-orang terdekat Yesus. Jika mereka mengaku bahwa mereka mengasihi Yesus, maka seharusnya mereka menuruti perintah Yesus. Lalu, perintah macam apa yang dimaksud Yesus? Jika para murid mengasihi Yesus, para murid harusnya tetap beriman teguh sekalipun akan ditinggalkan oleh Yesus.

Sebagai saksi mata dari semua kuasa dan kebesaran Yesus, para murid di ajak oleh Yesus untuk tetap menyebarkan kabar keselamatan tentang Yesus sekalipun Yesus sudah tidak bersama-sama dengan mereka. Hal ini merupakan sesuatu yang memberatkan bagi para murid. Tentunya berat jika harus kehilangan sosok pemimpin yang selama ini hidup ditengah-tengah mereka. Yesus yang selama ini menjadi penolong dan pembela bagi mereka ketika menghadapi kaum Farisi dan ahli-ahli Taurat, serta kaum-kaum yang tidak percaya kepada Tuhan, Yesus yang memperlihatkan kuasa atas iblis dan dunia, harus pergi meninggalkan mereka.

Oleh karena itu pada Ayat 16-17 : Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. Melalui ayat ini, Yesus menyampaikan kepada para murid jika mereka melakukan perintah-perintah Yesus, maka akan dikirimkan seorang Penolong yang akan menyertai para murid dalam melaksanakan tugas dan Penolong itu tidak lain adalah Roh Kebenaran atau Roh Kudus. Kata “penolong” berasal dari bahasa yunani yaitu “parakletos” yaitu pembela dalam suatu perkara didepan hakim.

Selama sejarah perjalanan kehidupan Yesus, Yesus-lah yang menjadi pembela bagi murid-murid. Oleh karena itu, sekalipun berpisah dengan Yesus, para murid tetap diyakinkan akan hadirnya penolong yang lain yaitu Roh Kebenaran atau Roh Kudus. Kehadiran Roh Kudus adalah untuk menyertai para murid dalam memberitakan kabar keselamatan. Oleh karena itu, sekalipun kebanyakan orang tidak mengenal dan menyambutnya tetapi para murid mengenalinya karena Ia-lah yang menolong para murid dalam berkarya di dunia.

Maksud atau tujuan dikirimkannya seorang Penolong dapat kita lihat pada ayat 18: “Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.” Melalui Roh Kudus, Yesus meyakinkan para murid bahwa kepergian Yesus bukanlah sebuah perpisahan untuk selama-lamanya. Justru Roh Kudus menjadi sarana bagi Yesus untuk menyertai para murid tanpa batas ruang dan waktu. Inilah tujuan hadirnya Roh Kudus sebagai “Penolong yang lain”.

Selanjutnya pada ayat 19-20 : Tinggal sesaat lagi dan dunia tidak akan melihat Aku lagi, tetapi kamu melihat Aku, sebab Aku hidup dan kamupun akan hidup. Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.” Yesus secara tegas mengatakan bahwa Ia tidak akan pernah mengingkari janjiNya. Sebentar lagi Ia akan naik ke Surga dan dunia tidak akan melihatNya, tetapi para murid akan tetap merasakannya melalui Roh Kudus. Ayat 20 secara jelas menyiratkan bahwa jika tiba waktunya, akan datang kehidupan kekal dan saat itulah akan kelihatan kedekatan yang sesungguhnya antara Yesus dengan Allah Bapa dan para murid. Lalu bagaimana cara agar hubungan kedekatan itu tetap utuh sampai tiba saat datangnya kehidupan kekal itu?

Ayat 21 menerangkan begini : Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.“ Hubungan kedekatan antara Yesus dengan Allah Bapa dan para murid dapat tercipta jika para murid tetap setia dan terus mengasihi Yesus, tidak sekedar dengan ucapan tetapi juga melalui perbuatan dengan bantuan Roh Kudus yang dijanjikan karena jika mereka mengasihi Yesus dan melakukan perintahnya maka mereka juga akan dikasihi Allah Bapa. Mereka akan ikut merasakan hubungan yang penuh kasih antara Allah Bapa dengan Yesus Kristus itu.

  1. Penutup

Lalu bapak,ibu, saudara/i yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus,.. apa yang terjadi dengan anak yang tidak mendapat apa yang dijanjikan oleh sang ayah? Suatu hari, sang ayah jatuh sakit dan memohon dengan sangat agar si anak mau pulang. Dengan berat hati, si anak pulang ke rumah. Ketika duduk di samping ayahnya yang terbujur lemas, si anak melihat alkitab yang dulu dihadiahkan padanya. Sayang, ayahnya hanya sempat menyentuh tangannya lalu meninggal dunia. Setelah dimakamkan, ibunya mengajak si anak ke gereja dengan membawa alkitab yang dihadiahkan padanya karena itu permintaan sang ayah. Ia menurut saja dan ketika sampai di gereja, terdengar bunyi besi jatuh dari alkitabnya yang ternyata adalah sebuah kunci motor. Dibagian belakang alkitab itu, terdapat sebuah tulisan “Anakku, ayah hanya ingin kau mengucap syukur terlebih dahulu atas berkat Tuhan sebelum kau memakainya.“

Itulah yang Yesus inginkan. Kita mengasihi Yesus bukan karena kita di iming-imingi hadiah “kehidupan kekal“ tetapi karena kita yakin bahwa Yesus senantiasa menyertai kita melalui kuasa Roh Kudus. Kehidupan kekal sudah pasti menjadi milik kita jika kita menuruti perintahnya. Hadiah bagi kita sebenarnya adalah Roh Kudus yang memampukan kita melakukan semua hal sesuai dengan kehendak Yesus. Kehadiran Roh Kudus yang tidak nampak itu seharusnya menjadi sukacita karena sekalipun tidak nampak, Ia senantiasa menyertai kita. Hadiah itu memang tidak nampak seperti halnya kunci yang tersembunyi di bagian belakang alkitab, tetapi Yesus ingin agar kita bersyukur terlebih dahulu atas janji Tuhan itu. Tema kita minggu ini adalah “Dikuatkan karena janji kehadiran Roh Kudus“, janji Yesus tentang akan kehadiran Roh Kudus yang akan menyertai kita harusnya kita syukuri terlebih dahulu, karena dengan janji kehadiran Roh Kudus kita disadarkan bahwa Yesus tidak pernah mengingkari janjiNya dan tidak pernah meninggalkan kita. Jangan kita seperti anak yang dibutakan oleh amarah karena janji si ayah tidak terpenuhi, yakinlah dengan kuasa Yesus yang pasti dan tidak pernah Ia ingkari. Amin